Menperin Kepincut BYD M6 Produksi Lokal! Konsumsi Setara 65 Km/Liter Bikin Publik Melongo

Daftar Isi

Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin memanas. Sorotan kali ini datang dari BYD M6, yang kini resmi diproduksi secara lokal di Indonesia. Langkah ini mendapat perhatian besar dari Menteri Perindustrian (Menperin) karena dinilai menjadi bukti keseriusan investasi BYD dalam mendukung pengembangan industri otomotif nasional. 

Tak hanya produksi lokal, BYD M6 juga mencuri perhatian berkat varian BYD M6 DM (Dual Mode Plug-in Hybrid) yang diklaim mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 65 km per liter dalam kondisi pengujian tertentu. Klaim efisiensi tersebut langsung menjadi perbincangan karena jauh melampaui mobil MPV bermesin bensin konvensional. 


---

BYD M6 Kini Dirakit di Indonesia

BYD Indonesia resmi memperkenalkan BYD M6 EV produksi lokal pada ajang GIIAS 2026. Produksi dalam negeri dilakukan sebagai bagian dari komitmen investasi BYD sekaligus mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kandungan lokal kendaraan listrik di Indonesia. 

Selain BYD M6 EV, BYD juga mulai memproduksi M6 DM (Plug-in Hybrid) dan Atto 1 di fasilitas produksi dalam negeri. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pasokan kendaraan sekaligus meningkatkan daya saing produk BYD di pasar Indonesia. 


---

Spesifikasi BYD M6 EV

Berikut spesifikasi utama BYD M6 EV produksi lokal:

Tipe: MPV listrik 6 dan 7 penumpang.

Jarak tempuh hingga 530 km (tergantung varian).

Kapasitas baterai hingga 71,8 kWh.

Fast Charging 10–80% sekitar 40 menit.

Sistem keselamatan lengkap dengan ADAS pada varian tertentu.

Layar infotainment besar dengan konektivitas modern.

Harga mulai sekitar Rp395 juta untuk varian standar produksi lokal. 



---

Varian M6 DM Jadi Sorotan

Selain versi listrik murni, BYD juga menghadirkan BYD M6 DM yang menggunakan teknologi Dual Mode Plug-in Hybrid (PHEV).

Teknologi ini menggabungkan motor listrik dan mesin bensin sehingga kendaraan dapat berjalan menggunakan tenaga listrik maupun mesin pembakaran sesuai kebutuhan.

Yang paling menarik perhatian adalah klaim efisiensi bahan bakarnya yang mencapai 65 km/liter pada kondisi pengujian resmi, sehingga menjadi salah satu MPV hybrid paling hemat di kelasnya. 


---

Menperin Apresiasi Produksi Lokal

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian terus mendorong produsen kendaraan elektrifikasi untuk membangun fasilitas produksi di Indonesia.

Sesuai regulasi, produsen yang sebelumnya menikmati insentif impor wajib memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) melalui produksi lokal. BYD menjadi salah satu produsen yang membangun fasilitas manufaktur di Indonesia sebagai bentuk komitmen investasi jangka panjang. 

Produksi lokal ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru, memperkuat industri komponen nasional, serta meningkatkan daya saing Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara. 


---

Kelebihan BYD M6 Produksi Lokal

Beberapa keunggulan yang membuat BYD M6 banyak diminati antara lain:

Produksi lokal Indonesia.

Kabin luas untuk keluarga.

Pilihan EV maupun Plug-in Hybrid.

Teknologi Blade Battery (versi EV).

Pengisian daya cepat.

Fitur keselamatan modern.

Biaya operasional lebih hemat dibanding kendaraan konvensional.

Dukungan layanan purna jual BYD yang terus berkembang. 



---

Efisiensi Jadi Nilai Jual Utama

Klaim konsumsi hingga 65 km/liter pada BYD M6 DM menjadi salah satu daya tarik terbesar.

Efisiensi tersebut dimungkinkan berkat kombinasi motor listrik dan mesin bensin yang bekerja secara bergantian maupun bersamaan sesuai kondisi berkendara. Untuk perjalanan harian dengan baterai terisi penuh, konsumsi bahan bakar dapat ditekan secara signifikan dibanding MPV konvensional. 


---

Harga Tetap Kompetitif

Menariknya, meski kini diproduksi di Indonesia, BYD memastikan harga BYD M6 EV varian standar tetap berada di kisaran Rp395 juta tanpa kenaikan harga. Strategi ini diharapkan mampu menjaga daya saing BYD di segmen MPV elektrifikasi. 


---

Kesimpulan

BYD M6 produksi lokal menjadi langkah penting bagi perkembangan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Kehadiran fasilitas produksi dalam negeri menunjukkan komitmen investasi BYD sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan TKDN dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. 

Di sisi lain, varian BYD M6 DM dengan teknologi Plug-in Hybrid sukses mencuri perhatian berkat klaim konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter, menjadikannya salah satu MPV elektrifikasi paling efisien di pasar saat ini. Kombinasi efisiensi, teknologi modern, serta produksi lokal membuat BYD M6 berpotensi menjadi salah satu pemain utama di segmen MPV ramah lingkungan Indonesia. 


---

FAQ

1. Apakah BYD M6 sudah diproduksi di Indonesia?

Ya. BYD M6 EV kini telah diproduksi secara lokal di Indonesia dan beberapa model lain seperti M6 DM juga mulai dirakit di dalam negeri. 

2. Berapa konsumsi BBM BYD M6 DM?

BYD mengklaim konsumsi bahan bakar varian M6 DM dapat mencapai sekitar 65 km/liter pada kondisi pengujian tertentu. 

3. Berapa harga BYD M6 EV produksi lokal?

Varian standar dipasarkan mulai sekitar Rp395 juta. 

4. Berapa jarak tempuh BYD M6 EV?

Tergantung variannya, BYD M6 EV menawarkan jarak tempuh sekitar 420 hingga 530 km dalam sekali pengisian daya. 

5. Mengapa produksi lokal BYD penting?

Produksi lokal membantu memenuhi ketentuan TKDN, memperkuat industri otomotif nasional, meningkatkan investasi, dan membuka lebih banyak lapangan kerja di Indonesia.